Langsung ke konten utama

Introducing A New Me

Life is a mystery, we don't know what will happen to us. We always face a lot of chance and we have to choose it one. Thus I do agree with a sweet quote from Eleanor Roosevelt that said,
"'I am who I am today because of the choices I made yesterday"

New partner
I have to told you that I failed getting a scholarship in this year. I have applied some scholarship, such as ICDF Taiwan, KGSP Korea, Australia Award Scholarship, NCU scholarship, and LPDP. These all completely failed. Hm, actually not totally failed. I got a scholarship for master degree in my past university majoring physics education because of my research project that has been published on Scopus. But, I rejected it. Am I fool? For some reasons, I had to rejected this chance.

I have felt down for a couple of days. Then I tried to seek a job to become an employee. Because I was majoring in physics education, I applied to school as a physics teacher, researcher on Wahana Riset Indonesia, and also to a publishing company as an editor.

After facing some job test, I accepted as a new employee. Yeay! 
Yes I am here now, sitting in front of a laptop in a publishing company. Actually, becoming an editor is one of my dream, but not a book editor. I want to be a journal editor. That's a big dream, huh?

I realize that it is really high, not an easy job, and a long journey. But I hope what I am doing now can be a part of dot that will link me to next dot, one step and step closer become a journal editor. Besides, I will not stop to seeking a scholarship for my master degree. I hope I can get it next year. Wish me luck! :)





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Faktor Luck

Apakah Anda percaya dengan Faktor luck ? Bicara soal faktor luck atau keberuntungan, rasanya memang benar adanya. Selama saya hidup, beberapa kali saya merasakan hal yang diluar dugaan saya sebelumnya. Hidup memang kadang diatas, kadang dibawah, seperti roda yang terus berputar. Kadang senang, kadang sedih, atau merasa keduanya, seperti ketika posisi kita tak juga dibawah ataupun diatas. Begitulah mungkin bisa saya sebut ketika saya berada diposisi bawah maka saat itu saya sedang tak beruntung. Dan jika posisi kita berada diatas saat itu saya sedang beruntung. PART 1# KEBERUNTUNGAN Selama satu semester ini, saya mengalami beberapa kali kejadian yang menurut saya itu bergantung pada faktor luck tadi. Pertama, saat saya mengirimkan tulisan ke redaksi kompas, yang notabene koran nasional yang mempunyai jutaan pembaca. Waktu itu saya mengirim beberapa pertanyaan untuk tokoh yang akan dimuat di koran kompas, yaitu artis Ario Bayu. Beruntung, dari sekian banyak pertanyaan pembaca...

Rasanya Kuliah di Korea? (Part 2, Belajarlah!)

Selamat datang bagi kalian yang baru pertama kali singgah di blog saya. Halo... Lanjut ke part 2 ya... bagi yang belum baca part 1 dan cerita-cerita lain, silakan habis ini lanjut ke tulisan-tulisan itu. :)) Nah di part ini saya akan lebih membahas yang kaitannya dengan kuliah atau hal akademik. Pas awal-awal kuliah di sini, tips mudahnya adalah akrabkan diri dengan mahasiswa Indonesia yang ada di sini, room-mate, dorm-mate, dan labmate. Why? Kalian akan membutuhkan banyak bantuan dari mereka, percayalah! Orientasi kampus Hari pertama kuliah, tentu saja isinya orientasi dari kampus. Orientasi seputar gambaran kehidupan kampus, manner, dan kebijakan-kebijakan yang ada di kampus maupun di Korea secara umum. Awal-awal di kampus, jangan biarkan dirimu terkurung di kamar asrama, keluarlah! Lihat-lihat suasana kampus, gedung-gedung kampus, dan tentu saja tempat-tempat di sekitar kampus. Hafalkan letak tempat-tempat penting di kampus, misalnya ruang lab, international office, stu...

Pendakian di Musim Gugur 2019 (Geumosan, again)

Hai pembaca yang masih setia untuk kesekian kali... :') Akhir pekan ini, 26 Oktober 2019 alhamdulillah berkesempatan lagi untuk mendaki Geumosan. Meski timnya agak beda dari tahun lalu, tapi rasanya semangatnya masih sama, kompaknya sama, dan serunya juga sama. Tim pendakian kali ini terdiri dari 9 orang dari Kumoh National Institute of Technology dan satu teman dari Yeungnam University.  Pagi pukul 9, kami berkumpul di stasiun Gumi sekaligus menjemput mas Ayman dari Yeungnam. Setelah itu kami bergegas menuju titik awal pendakian yaitu di Geumoland dengan naik taksi. Tak sampai sepuluh menit, kami sampai di titik awal pendakian. Awal perjalanan, beberapa dari kami agak ragu untuk sampai puncak, sehingga target awal kami adalah sampai ke air terjun. Kami yang awal saja sudah ngos-ngosan (maklum, cuma rajin olahraga jari ^^) rasanya seperti mendapat suntikan semangat ketika melihat rombongan anak-anak SD yang juga mendaki sampai air terjun.  Pemberhentian pertama k...