Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label PhD life

Belajar dari 2020

Hai semua,  Mumpung ada waktu nih jadinya pengen nulis. Tulisan ini masih agak-agak nyambung dari tulisan kemarin yang kata adek aku mengandung bawang. Hahahaha...Ya terlepas dari mengandung bawang atau enggak, tahun 2020 kemarin emang sangat berat buat aku. Many moments just broke me into pieces and it was not easy at all to stand up again. Apakah itu yang dibilang dengan quarter life crisis? Entahlah. Sebelum tahun 2020 berakhir kemarin, aku sempet liat postingan @nedratawwab, seorang psikoterapis yang emang super keren dan sering encourage people to re-think and lebih menyayangi dirinya sendiri. Aku pribadi follow @nedratawwab berkat ngobrol sama mas Alif sekitaran November lalu. Thank you for your encouragement :)  Nah ada satu postinganya yang aku tertarik banget, judulnya 9 Questions to Ponder Before You Wrap Up 2020. Di situ ada 9 pertanyaan yang bikin kita kilas balik, belajar apa saja selama 2020. Di postingan ini bakal jadi jawaban dari 9 pertanyaan tersebut. Semoga ...

Good Bye 2020

Halo semua... udah lama banget nggak nulis. Setelah sekian bulan baru nulis lagi. Ini udah pukul 11.51 waktu Korea Selatan, tanggal 31 Desember 2020. Itu berarti 9 menit lagi masuk di tahun 2021.  So, kali ini saya mau berbagi pengalaman seputar 2020. Let's have a bit flash back. Ada pengalaman menyenangkan, ada yang menyedihkan, yang pait juga banyak. Hahahaha... But alhamdulillah semua sudah terlewati. Banyak-banyak bersyukur aja karena tahun 2020 emang super special. Semua yang berhasil melewati tahun 2020 adalah orang-orang yang diberkahi dengan kesehatan. Pandemic is not a joke bro. Karena saya masih studi jadi yang diceritain ya seputar studi dan kehidupan sebagai mahasiswa. Tahun 2020 adalah tahun ketiga saya di graduate school, atau tahun pertama sebegai mahasiswa PhD. Buat teman-teman yang sedang survive dengan studinya, I really appreciate your hard work. It is not easy at all. Tahun ini bener-bener kaya roller coaster. Tulisan di bawah ini bakal jadi general recap hal-ha...

Ramadan Memories

Sekitar tahun 2000 atau 2001(?)  Aku masih duduk di bangku SD entah kelas 1 atau kelas 2, tak ingat tepatnya tapi yang jelas saat itu aku masih tinggal di rumah nenekku di Balepanjang. Kala itu aku sangat bersemangat menjalani hari-hari di bulan Ramadan. Pagi setelah sahur, kami pergi ke masjid untuk salat subuh, lalu mendengarkan ceramah pagi. Siang hari sepulang sekolah tak lupa ku tidur siang. Nenek bilang supaya kuat puasanya. Sore hari saat ada abang-abang siomay lewat, kuminta uang jajan lalu ku beli beberapa gelinding siomay abang itu. Kusimpan baik-baik hingga adzan maghrib tiba. Selepas berbuka puasa, kami ke masjid untuk tarawih. Setelah tarawih, kami tak langsung pulang, tapi kami berlanjut ke acara tadarus. Untuk jamaah perempuan, kami terbagi menjadi beberapa kelompok. Ada kelompok anak-anak, pemuda, dan dewasa. Kami mengaji Quran beberapa waktu. Kadang, ada satu atau dua orang yang membawakan snack ke masjid untuk di santap jamaah yang tadarus. Salah satu menu ya...