Langsung ke konten utama

Dolan Angkatan

Pagi yang cerah di bulan Januari. Hari yang telah lama ditunggu akhirnya tiba jua. 8 Januari 2013 menjadi momen yang sangat berharga bagi kami satu angkatan pendidikan fisika 2012. Acara Dolan angkatan pertama kami, menjadi ajang refresing sekaligus merekatkan hubungan diantara kami, satu angkatan.

Semester 3 kemarin rupanya cukup berat untuk dilalui dan diakhir semester kami mencoba mencari suasana baru, mencari angin segar untuk mengusir rasa lelah dan suntuk dengan mata kuliah yang hampir semuanya mengerikan.

Rencanya ada tiga tujuan yang akan kami kunjungi, yaitu borobudur, malioboro, dan taman pelangi. Tapi rupanya waktu yang ada tak cukup untuk kami berkunjung ke tiga tempat itu. Taman pelangi harus kami relakan.

Satu bus besar cukup menampung dan mengantar kami. Berangkat dari kampus pukul setengah 8 dan pukul 11 kami sampai di Borobudur. Panas matahari tak menyurutkan semangat kami. Ada yang membawa topi, payung, ataupun jaket untuk berlindung dari sengatan sinar matahari. Hampir dua jam kami berkeliling candi. Senyum dan canda tawa terus mengiasi wajah-wajah mahasiswa yang hampir semester 4 itu. Puluhan kamera siap menjepret aksi dan pose mereka. Tak jarang mereka bergaya alay.

 Oh ya, sempat kami bercakap-cakap dengan seorang bule asal Jerman dan Yaman yang kebetulan sedang sendirian berkeliling borobudur. Meskipun mungkin bahasa inggris kami masih grag-greg, tapi lumayan lah. Buktinya, bule itu tau maksud kami dan begitu pula kami tau maksudnya. Grammar, tenses, tak kami hiraukan. Intinya adalah sama-sama ngerti dan nyambung. Hehe...simple kan? Tak lupa kamipun berfoto ria dengan bule itu. J

Lelah berkeliling candi, kami pun beristirahat sekaligus makan siang di parkiran candi. Baru kemudian jalan-jalan dilanjutkan menuju daerah malioboro yang ada di jogja. Kami punya waktu hampir tiga jam di malioboro.

Tapi tidak dengan saya. Saya memilih untuk memisahkan diri dari rombongan. Selama tiga jam saya berkeliling dibanyak tempat. Mulai dari berburu buku murah di Shoping, foto-foto di halaman Taman Pintar, foto-foto di depan keraton (hwa...padahal pengen masuk tapi udah tutup), keliling sekaten dan naik kora-kora (puas teriak-teriak), dan terakhir melihat pameran DKV yang unyu di gedung pameran serta keliling distro Dagadu.


Hari yang cukup melelahkan memang, tapi tak mengapa. Pengalaman yang didapat sebanding dengan rasa lelah kami. Pukul 19.00 kami pun meninggalkan Jogja dan kembali menuju Solo. Lagu-lagu galau mengalun selama perjalanan pulang. Lengkap sudah. J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Faktor Luck

Apakah Anda percaya dengan Faktor luck ? Bicara soal faktor luck atau keberuntungan, rasanya memang benar adanya. Selama saya hidup, beberapa kali saya merasakan hal yang diluar dugaan saya sebelumnya. Hidup memang kadang diatas, kadang dibawah, seperti roda yang terus berputar. Kadang senang, kadang sedih, atau merasa keduanya, seperti ketika posisi kita tak juga dibawah ataupun diatas. Begitulah mungkin bisa saya sebut ketika saya berada diposisi bawah maka saat itu saya sedang tak beruntung. Dan jika posisi kita berada diatas saat itu saya sedang beruntung. PART 1# KEBERUNTUNGAN Selama satu semester ini, saya mengalami beberapa kali kejadian yang menurut saya itu bergantung pada faktor luck tadi. Pertama, saat saya mengirimkan tulisan ke redaksi kompas, yang notabene koran nasional yang mempunyai jutaan pembaca. Waktu itu saya mengirim beberapa pertanyaan untuk tokoh yang akan dimuat di koran kompas, yaitu artis Ario Bayu. Beruntung, dari sekian banyak pertanyaan pembaca...

Rasanya Kuliah di Korea? (Part 2, Belajarlah!)

Selamat datang bagi kalian yang baru pertama kali singgah di blog saya. Halo... Lanjut ke part 2 ya... bagi yang belum baca part 1 dan cerita-cerita lain, silakan habis ini lanjut ke tulisan-tulisan itu. :)) Nah di part ini saya akan lebih membahas yang kaitannya dengan kuliah atau hal akademik. Pas awal-awal kuliah di sini, tips mudahnya adalah akrabkan diri dengan mahasiswa Indonesia yang ada di sini, room-mate, dorm-mate, dan labmate. Why? Kalian akan membutuhkan banyak bantuan dari mereka, percayalah! Orientasi kampus Hari pertama kuliah, tentu saja isinya orientasi dari kampus. Orientasi seputar gambaran kehidupan kampus, manner, dan kebijakan-kebijakan yang ada di kampus maupun di Korea secara umum. Awal-awal di kampus, jangan biarkan dirimu terkurung di kamar asrama, keluarlah! Lihat-lihat suasana kampus, gedung-gedung kampus, dan tentu saja tempat-tempat di sekitar kampus. Hafalkan letak tempat-tempat penting di kampus, misalnya ruang lab, international office, stu...

Dadakan jadi Santri

Lulus dari kampus, pantang menganggur. Itulah prinsip yang saya pegang sampai saat ini. Jadilah sebelum lulus saya keranjingan apply beasiswa sana sini karena memang pengin kuliah lagi. Tapi apa daya, belum berjodoh. Beralihlah saya kebingungan cari aktivitas, mulai dari masak-masak di rumah, apply kerja, dan apply event-event yang menurut saya bakalan bermanfaat banyak. Siang itu, ketika mengobrol dengan mbak Qon di kosan, sebuah broadcast di grup alumni tentang Program Khusus Ramadhan (PKR) di pondok pesantren Al Munawwir menarik perhatian saya. Santri PKR putri di depan masjid pondok Secepat kilat saya mengirim pesan itu kepada emak saya di rumah terkait hal itu. Tak disangka emak saya justru menyarankan saya untuk ikut program tersebut. Sebenarnya dari tiga bersaudara, saya lah yang paling ndugal alias ndak kenal pondok sama sekali. Bapak dan emak saya punya basic pondok, pun kedua adik saya adalah santri pondok. Mungkin itu sebabnya bapak dan emak saya sangat merestui ...