Langsung ke konten utama

Pelatihan Keilmiahan BEM Fakultas Teknik


January, 4th 2013. Satu pengalaman yang luar biasa hari ini. Bagaimana tidak, bertemu dengan orang – orang yang luar biasa tentu sangat membantu dalam membuka pikiran kita. We can’t stop in the one point, right?  We have to move on.
Pelatihan keilmiahan, Inovasiku untuk Indonesia itulah yang kuikuti hari ini. Undangannya sih jam 08.00, tapi kenyatannya acara baru dimulai sekitar jam 09.00. Alhasil aku dan peserta pelatihan yang lain harus menunggu lama...sekali. Tapi tak mengapa, video yang disajikan oleh panitia cukup menghibur dan justru memotivasi kami untuk berkarya seperti teman – teman yang ada dalam video tersebut. Pelatihan kali ini diisi oleh tiga pembicara yang laur biasa dan sangat menarik. Pembicara pertama yaitu Dr.Sutanto, S.Si.,DEA , pembicara kedua yaitu Yuli Ardika Prihatama, dan pembicara ketiga yaitu Greget Kalla Buana.
Mulai dari pembicara pertama, pak Tanto, begitu sapaan akrabnya. Beliau adalah salah satu dosen sekaligus pembantu dekan satu fakultas MIPA UNS. Beliau membuka sesinya dengan menyajikan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia. Ternyata grafik itu menunjukkan bahwa perkonomian Indonesia tengah berkembang, yaitu pada kisaran 6,5 %. Itu berarti Indonesia sedang bangkit, sedang beranjak untuk tumbuh. Itu sebabnya jikalau kita tidak ikut tumbuh seiring dengan pertumbuhan ekomoni ini, maka kita akan rugi. Tak usah menunggu waktu lama, langsung saja taking action and make something usefull or have big benefit. Don’t be late or you’ll be left behind.
Its easy to start making creation. If you wanna start, you just prepare passion and friends. After you have that things, make a group and commitment to work together and make a change. Next, take your computer, laptop, Ipad, or tab, and start to browse. Search what do you want and need. Dont forget to find the lecture that can help you release your mind. Build the good relationship with him or her. It will open the other chance for you, like if you want to study abroad, make minithesis, or the other project. After that, just doing for best and keep the spirit of curiourism.
Menarik lagi ketika ada satu pertanyaan dari salah satu audien, yakni bagaimana meyakinkan diri kita, membuat kita percaya diri dengan proyek yang sedang kita kerjakan. Jawaban dari Pak Tanto sungguh simple. Just be ordinary person. If you failed, its okay. You are still a student. Its better than you failed after graduate from university. Its more dangerous.

Selesai pembicara pertama, acara berlanjut ke pembicara kedua, yaitu Yuli Ardika Prihatama. Kami sering menyapanya dengan nama mas Dika. Beliau adalah direktur Studi Ilmiah Mahasiswa 2012 yang sekarang masih berstatus mahasiswa semester IX di Prodi Pendidikan Fisika angkatan 2008 (hehe,,,satu prodi denganku). Terlihat foto mas dika saat di Jerman terpampang jelas di backdrop. Hm,,, kapan bisa ke Jerman ya?
Dalam sesi awalnya, mas Dika menyampaikan banyak hal, hingga aku sendiri agak bingung, sebenarnya topik yang mau disampaikan apa. Tapi meskipun agak membingungkan tetap menarik, justru layaknya gado – gado yang isinya campur – campur tapi yummi.

Namun, sesi selanjutnya, mas Dika mulai menyampaikan materinya. Slide yang di tampilkan sungguh membuat curious dan pengen segera ke Jerman. Beliau mempunyai kerangka berfikir seperti ini,


ide
 

mimpi
 
 


Kerja keras

 

gift











Kata mas Dika, mimpi itu bertanggal. Nggak cuma diangan – angan tapi harus dituliskan lengkap dengan tanggak, bulan, dan tahunnya, serta cara meraihnya.
Lalu, ide yang kita punya harus segera dituangkan. Tulis dalam bentuk karya ilmiah misalnya. Tak perlu menunggu lama, langsung saja buat. Jikalau ditanya rahasia apa supaya karya tulisnya bisa sering tembus ataupun menang, mas Dika sendiri juga bingung. Tapi yang jelas, ikuti aturan yang ada, kalau bingung tanyalah kepada kakak-kakak yang sudah berpengalaman atau dosen pembimbing. Keberhasilan itu juga dipengaruhi ide yang kita angkat. Jikalau ide kita diminati para juri, otomatis kesempatan untuk lolos ataupun menang juga besar.
Kerja keras, ini penting. Jangan melihat enaknya saja, tapi dibalik kesuksesan pasti ada sebuah kerja keras. Kebanyakan orang- orang berpikiran bagaiman cara mendapatkan uang yang banyak tanpa harus bekerja keras.tentu pola pikir seperti itu haruslah diubah.
Jika tiga hal itu telah kita lakukan, InsyaAllah keberhasilan akan menghampiri kita. Ada hadiah yang patut untuk diterima oleh orang yang seperti itu.
Nggak heran kalau mas Dika bisa terbang ke Jerman gratis. Memang perjuangan beliau itu luar biasa.  Itu hadiah yang patut ia terima setelah berjuang.
Model yang dibuat mas Dika itu juga nggak jalan kalau mulai sekarang kita nggak action. Yuk, mulai ubah:
·         Cara berpikir,
·         Cara belajar,
·         Cara berkomunikasi,
·         Cara berbagi,
·         Cara ber....
Satu lagi hal penting yang disampaikan tadi yaitu kuliah itu untuk upgrade kualitas diri kita. :)
(kalau ingin tahu lebih jauh tentang mas Dika, visit zonaperubahan.wordpress.com.

The lastest speaker is Greget Kalla Buana. Beliau ialah mahasiswa semester VII jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UNS. Tahun 2012 beliau dinobatkan sebagai mahasiswa berprestasi UNS. Pantas mas Greget mendapatkan prestasi itu karena memang beliau itu kereeennn,,,banget. Kalau dilihat CV nya, hmmm....prestasinya berjibun. Itu sebabnya ia juga sudah berkali-kali pergi ke luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, Swiss, Perancis, Thailand, dan masih banyak lagi. Nggak Cuma itu, wajahnya juga eyecatching banget. Hehehe..

Dalam persentasinya, mas Greget lebih banyak bercerita tentang mawapres. Gimana sih, caranya buat jadi mawapres?  What the ability that we must have?
·         IPK ( minimal 2.75)
·         Karya tulis ( kudu punya)
·         Bahasa Asing ( kenyataannya, yang paling penting itu bahasa Inggris)
·         Kepribadian ( baik )
·     Kegiatan co- dan ekstrakulikuler ( jadi mahasiswa nggak hanya kuliah saja, tetapi juga diimbangi dengan  kegiatan – kegiatan tersebut supaya soft skill kita terasah)

Selain itu, mas Greget juga membagi informasi mengenai event- event terdekat untuk mahasiswa yang diselenggarakan diluar negeri, seperti,
·         International Student week in Illmenau, Germany, May 31 – Jun 9
·         Asean University Japan, March 5-11
·         Dll
Linkage yang bisa diakses antara lain,
·         studentcompetitions.com
·         aktivisgalau.com
·         conferencealerts.com
·         pemburu beasiswa, Fb/group/146229688794350

Terakhir, sebelum menutup presentasinya, mas Greget menayangkan satu video yang berisi foto-foto beliau saat di event – event entah di dalam ataupu di luar negeri. Harapannya adalah kita termotivasi untuk dapat berprestasi dan mengembangkan kemampuan kita masing – masing.

Nah, itu karya mereka, apa karya kita? Mari berinovasi dan berkarya! J

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Faktor Luck

Apakah Anda percaya dengan Faktor luck ? Bicara soal faktor luck atau keberuntungan, rasanya memang benar adanya. Selama saya hidup, beberapa kali saya merasakan hal yang diluar dugaan saya sebelumnya. Hidup memang kadang diatas, kadang dibawah, seperti roda yang terus berputar. Kadang senang, kadang sedih, atau merasa keduanya, seperti ketika posisi kita tak juga dibawah ataupun diatas. Begitulah mungkin bisa saya sebut ketika saya berada diposisi bawah maka saat itu saya sedang tak beruntung. Dan jika posisi kita berada diatas saat itu saya sedang beruntung. PART 1# KEBERUNTUNGAN Selama satu semester ini, saya mengalami beberapa kali kejadian yang menurut saya itu bergantung pada faktor luck tadi. Pertama, saat saya mengirimkan tulisan ke redaksi kompas, yang notabene koran nasional yang mempunyai jutaan pembaca. Waktu itu saya mengirim beberapa pertanyaan untuk tokoh yang akan dimuat di koran kompas, yaitu artis Ario Bayu. Beruntung, dari sekian banyak pertanyaan pembaca...

Dadakan jadi Santri

Lulus dari kampus, pantang menganggur. Itulah prinsip yang saya pegang sampai saat ini. Jadilah sebelum lulus saya keranjingan apply beasiswa sana sini karena memang pengin kuliah lagi. Tapi apa daya, belum berjodoh. Beralihlah saya kebingungan cari aktivitas, mulai dari masak-masak di rumah, apply kerja, dan apply event-event yang menurut saya bakalan bermanfaat banyak. Siang itu, ketika mengobrol dengan mbak Qon di kosan, sebuah broadcast di grup alumni tentang Program Khusus Ramadhan (PKR) di pondok pesantren Al Munawwir menarik perhatian saya. Santri PKR putri di depan masjid pondok Secepat kilat saya mengirim pesan itu kepada emak saya di rumah terkait hal itu. Tak disangka emak saya justru menyarankan saya untuk ikut program tersebut. Sebenarnya dari tiga bersaudara, saya lah yang paling ndugal alias ndak kenal pondok sama sekali. Bapak dan emak saya punya basic pondok, pun kedua adik saya adalah santri pondok. Mungkin itu sebabnya bapak dan emak saya sangat merestui ...

Rasanya Kuliah di Korea? (Part 2, Belajarlah!)

Selamat datang bagi kalian yang baru pertama kali singgah di blog saya. Halo... Lanjut ke part 2 ya... bagi yang belum baca part 1 dan cerita-cerita lain, silakan habis ini lanjut ke tulisan-tulisan itu. :)) Nah di part ini saya akan lebih membahas yang kaitannya dengan kuliah atau hal akademik. Pas awal-awal kuliah di sini, tips mudahnya adalah akrabkan diri dengan mahasiswa Indonesia yang ada di sini, room-mate, dorm-mate, dan labmate. Why? Kalian akan membutuhkan banyak bantuan dari mereka, percayalah! Orientasi kampus Hari pertama kuliah, tentu saja isinya orientasi dari kampus. Orientasi seputar gambaran kehidupan kampus, manner, dan kebijakan-kebijakan yang ada di kampus maupun di Korea secara umum. Awal-awal di kampus, jangan biarkan dirimu terkurung di kamar asrama, keluarlah! Lihat-lihat suasana kampus, gedung-gedung kampus, dan tentu saja tempat-tempat di sekitar kampus. Hafalkan letak tempat-tempat penting di kampus, misalnya ruang lab, international office, stu...