Langsung ke konten utama

Malam Minggu di E World Daegu

Hai semua... 

Semester Spring 2019 udah di penghujung. Hawa liburan tuh udah kecium gitu dan otak butuh refreshing liat tempat-tempat yang oke selain lab-dorm-lab-dorm. Tetiba aja pas eksperimen kepikiran udah lama nggak naik roller coaster. Oke, langsung lah E world Daegu amusement park jawabannya! Cek ini : https://english.visitkorea.or.kr/enu/ATR/SI_EN_3_1_1_1.jsp?cid=1266656 untuk informasi lengkapnya tentang E World.

Sore itu saya dan Jieun pergi ke E world. Yap, kami memilih tiket masuk shift malam, yaitu dari pukul 17.00- 22.00. Selain karena menghindari panas terik yang menyengat, harga tiket masuk juga lebih murah. Pemandangan lampu-lampu yang ditata apik di seluruh sudut E World juga jadi daya tarik yang menggiurkan para pengunjung. Mungkin bagi yang jomblo, suasananya jadi lebih romantis gitu. :)


Untuk mencapai tempat ini sangatlah mudah. Dari stasium daegu, kalian bisa naik subway line 1 turun di Banwoldang lalu transfer ke line 2 dan turun di stasiun Duryu exit 15. Dari stasiun tersebut kalian cukup jalan lurus ke E world (buka google map atau naver map aja!). Sesampainya di E World, langsung saja konfirmasi tiket kalau kalian sudah reserved secara online. Seluruh pengunjung akan diberi gelang tanda masuk, setelah itu bebas mau naik apa aja. Yey!!


Karena kami berdua udah lama sekali nggak naik permainan yang ekstrim, maka kami pilih permainan yang agak menantang adrenalin tapi nggak ekstrim. Permainan pertama kami pilih Viking, itu lho semacam ayunan yang berbentuk kapal besar. Supaya aman kami pilih tempat duduk yang di tengah, jadi nggak terlalu menakutkan. Hehehe...

Lanjut ke permainan kedua, kami memilih balon race. Penumpang duduk di keranjang balon terbang, lalu balon terbang itu akan di putar secara cepat. Kelihatannya sih enggak serem karena ini favorit anak-anak TK-SD, tapi jujurnya setelah naik balon race, kami berdua ngerasa agak serem juga. Hahaha...

Saat yang ditunggu akhirnya datang juga. Kami naik roller coaster. Meski antrian mengular, tapi rasa kangen naik roller coaster akhirnya kesampaian juga. Awal-awal kereta berjalan pelan, sampai akhirnya berada di titik tertentu, kereta melaju sangat cepat dan bahkan berputar 180 derajat. Kaca mata yang saya kenakanpun hampir jatuh serta jibabpun berantakan. Meski demikian senang sekali akhirnya bisa naik roller coaster setelah terakhir kali naik pas kelas satu SMA. Yeeeyyyy!!!1


Karena masih penasaran akhirnya kami ingin mencoba salah satu permainan yang cukup menarik, yaitu Air Race. Nah air race ini bisa dibilang kombinasi dari permainan-permainan sebelumnya. Selain berputar 180 secara horizontal, tetapi juga vertikal. Combo bangetlah pokoknya. Kami sempat mau mundur, tapi melihat anak-anak kecil yang baik-baik saja ketika naik Air Race, jadilah kami tak ingin kalah. Setelah turun dari Air Race, ada rasa-rasa mual ditambah deg-degan. Setelah minum air dan beristirahat sebentar, kami lanjut ke area Zoo. Rasa campur aduk pasca naik air race dikombinasi dengan bau-bau an aneh di area reptil, maka rasa mual itupun tak tertahankan. Buru-buru saya keluar dan duduk di bangku tepi jalan. Wajah sudah pucat, keringat dingin, dan perut serasa di aduk-aduk.

(Oalah dek...udah tua juga kebanyakan aneh-aneh ikut-ikutan anak kecil, nggak taunya badan nggak kuat... )

Butuh waktu agak lama hingga akhirnya saya bisa kembali menguasai diri dan bangkit lagi. Kami pun lanjut membeli minuman supaya lebih segar. Lemon tea kala itu cukup banyak membantu meredakan rasa mual. Kami pun lanjut ke wahana cable car. Permainan ini sangat menarik karena lewat cable car, maka pemandangan E world dapat dinikmati dari atas. E world malam hari memang sangat cantik. :)

Cable car membawa kami ke area Daegu tower. Sesampainya di tower, kami naik ke lantai 70-an untuk menikmati pemandangan kota Daegu. Sungguh cantik memang kerlap kerlip lampu kota. Di tempat ini pula ada fasilitas teropong, jadi para pengunjung dapat melihat lebih jelas lagi. 

Tak terasa waktu sudah menunjukkan hampir pukul 22.00, itu saatnya kami harus bergegas pulang. Pengalaman menikmati wahana permainan di E World memang sangat menyenangkan, apalagi bersama teman yang menyenangkan pula. Yeeeyyy....liburan singkat kali ini luar biasa!!!
So, where we will go next?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih Soal Faktor Luck

PART 2# KETIDAKBERUNTUNGAN Next, soal ketidakberuntungan. Bisa dibilang semester ini menjadi semester kelabu bagi saya. Beberapa kali saya mengikuti lomba karya tulis ilmiah baik tingkat provinsi maupun nasional, tak ada yang menang satupun. Bahkan untuk yan tingkat nasionanal, lolospun tidak. Entah sudah berapa karya yang saya buat dan berapa ratus ribu saya habiskan, tapi belum juga menampakkan hasilnya. Mungkin saya perlu banyak belajar lagi soal ini. Tapi entah mengapa diakhir semester ini saya justru bosan dengan hal itu, karena beberapa bulan ini, memang lomba karya tulis sedang menjamur. Hampir tiap pekan pasti ada dan itu tak hanya satu universitas yang menyelenggarakan, tapi banyak. Lanjut dari segi akademik, saya gagal di dua mata kuliah yaitu listrik magnet dan statistika. Untuk mata kuliah listrik magnet, saya akui memang sulit dan wajar jika mendapat C karena hampir semua mahasiswa mendapat nilai yang sama. Dosen sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengu...

10+1 Bahan makanan ini ada baiknya kamu bawa saat kuliah di luar negeri!

Hai semuanya! Di artikel sebelumnya saya udah nulis tuh, benda apa saja yang perlu dibawa saat kamu kuliah ke luar negeri. Nah kali ini saya mau bahas spesifik ke produk makanan. Hahaha... Jauh dari rumah menuntutmu untuk mandiri, termasuk mandiri dalam hal makanan. Tak heran kalau kamu harus menyempatkan dirimu untuk memasak dan memastikan kamu makan teratur. Ini semua demi kesehatan kamu juga lho! Oke, kemarin pas saya balik ke Indonesia ada banyak bahan makanan yang saya bawa. Hampir satu koper full isinya bahan makanan. Eits, jangan diketawain! Kak alif yang semester lalu pindah ke Perancis juga isi satu kopernya full bahan makanan. Hahahaha...  Berikut ini 10+1 bahan makanan yang kusaranin buat dibawa. Apa aja? Mie Instan (indomie) Indomie jadi brand nomor satu soal mie instan. Varian rasanya yang lumayan banyak, harga yang terjangkau, dan cara memasaknya yang super gampang menjadikan mie instan (indomie) jadi bekal yang oke banget buat dibawa. Sebenarnya indo...

Tim 9 Ninja in Action (KKN Wonogiri)

KKN untuk wilayah Wonogiri diselenggakan di desa Tambakmerang, kecamatan Girimarto, sekitar 30 km dari pusat kabupaten. Saya bersama 8 orang teman saya, mendapat jatah di wilayah tersebut. Tim kami beri nama 9 ninja, terdiri dari Anam Lutfi (Ekonomi Pembangunan, 2011) sebagai koordinator, Dicky Alfindana (POK, 2008), Mindarsih (PLB, 2009), Arby Nur Zaman (Peternakan, 2009), Rikko Aryanto (Sastra Jawa, 2010), Beta Alfisyahri Putri (ITP, 2010), Putri Isabel (Agribisnis, 2010), Yuni Puji Lestari (Agribisnis, 2010), dan saya sendiri Anafi Nur ‘Aini (P.Fisika, 2012). Hari Rabu, 21 Agustus 2013 menjadi awal perjalanan kami. Selesai pelepasan oleh rektor di depan kantor LPPM, kami bersembilan bersama tiga DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) langsung menuju lokasi. Kami disambut sejuknya udara desa Tambakmerang setelah melalui jalan yang berkelok-kelok dan menanjak. Tujuan pertama kami yaitu kantor desa untuk penerimaan secara resmi oleh pihak desa yang diwakili perangkat desa. Selanjutnya ka...