Langsung ke konten utama

Lama tak muncul, ngapain aja sih kak? #Part1



Sudah lebih dari setahun,, mungkin justru hampir dua tahun berhenti dari blog ini, jarang posting.

Sebenarnya, banyak hal yang dilalui selama hampir tahun ini. Mulai dari urusan kuliah, menyelesaikan amanah di organisasi, kerja part time, kursus bahasa, dan saat ini saya sedang apply beasiswa di beberapa tempat. Mungkin ini sedikit berlebihan dan membuat saya seolah terlihat sangat sibuk. Hehehe :)

Finally I got my Bachelor Degree

Oke, karena banyak hal yang ingin saya share, jadi akan saya buat menjadi beberapa part. Di part 1 ini saya akan lebih banyak bercerita soal kuliah.


Semenjak semester 7, saya memulai babak baru. Tidak ada lagi kuliah di kelas, karena memang semua mata kuliah yang di kelas sudah habis. Sebagai mahasiswa yang harus segera lulus, maka dua tahun kemarin menjadi waktu saya untuk menyelesaikan Magang, Tugas Akhir dan Skripsi.  Oke, dari pada bingung saya jelaskan satu-satu.

1. Magang

Magang atau bahasa kerennya di kalangan anak-anak FKIP yaitu PPL yaitu kegiatan praktik di sekolah selama kurang lebih 3 bulan (ini tergantung kebijakan sekolah mitra juga sih. Kalau saya dulu lebih dari 3 bulan, hampir 1 semester malahan). Saat magang, mahasiswa wajib mengobservasi kondisi sekolah, pembelajaran di kelas, dan dilanjutkan praktik mengajar di kelas. Secara umum kegiatan ini menyenangkan dan banyak hal yang diperoleh. Menghadapi siswa di kelas bukanlah perkara enteng, tetapi bagi guru adalah suatu kewajiban untuk membuat materi yang disampaikan menjadi simpel dan mudah dipahami.

2. Tugas Akhir
Di jurusan pendidikan Fisika, ada tiga macam tugas akhir yang harus diselesaikan yaitu Seminar pendidikan, seminar fisika, dan eksperimen fisika. 
a. Seminar pendidikan
Di bagian seminar fisika, setiap mahasiswa wajib menjadi pemakalah di Seminar Pendidikan Nasional atau boleh juga internasional. Berarti, setiap mahasiswa wajib melakukan riset mini atau kajian literatur, lalu meramunnya menjadi satu makalah, submit ke panitia seminar, dan melakukan presentasi. Panjang? iya. Bayar? iya, mahal juga sih. Susah? iya, tapi tenang tugas ini boleh dikerjakan secara kelompok. Jadi bisa lebih hemat tenaga, pikiran, dan biaya. :) 
b. Seminar fisika
Setiap mahasiswa wajib menulis makalah dari bab 1-3 (pendahuluan, isi, penutup). Isinya berupa kajian fenomena fisika atau bisa juga hasil penelitian yang bernuansa fisika. Berat tidaknya tugas ini tentu tergantung dari tema yang diambil, dosen pembimbing, dan semangat dari masing-masing orang. Kalau saya waktu itu dapat pembimbing yang lumayan spesial. Beliau menghendaki saya harus melakukan riset di lab. Beruntung saat itu beliau memenangkan hibah, dan jadilah saya mengambil proyek beliau tersebut. Ketika riset selesai dan makalah telah siap diseminarkan, maka saya harus menyelenggarakan seminar mandiri. Saya harus mempresentasikan makalah saya didepan teman-teman jurusan.
c. Eksperimen Fisika
Eksperimen Fisika ini menjadi salah satu TA yang paling berat karena pilihannya hanya 2. Buat alat percobaan atau buat media pembelajaran. Tidak harus sesuatu yang benar-benar baru, tetapi bisa juga pengembangan dari media-media yang ada sebelumnya. Waktu itu saya memperoleh pembimbing yang sama dengan pembimbing Seminar Fisika. Jadilah apa yang saya kerjakan itu harus sesuai dengan proyek pembimbing saya. Saya membuat aplikasi monitoring baterai LiFePO4 menggunakan LabVIEW Interface for Arduino yang kemudian diterapkan untuk memantau kinerja bateri LiFePO4 di lampu penerangan jalan umum (PJU). Meskipun riset ini berat, tapi di ending sangat membahagiakan.

3. Skripsi
Hadiah wisuda
Gong dari segala pritilan TA itu adalah skripsi. Untuk masalah skripsi, setiap mahasiswa wajib melakukan penelitian di sekolah. Hasilnya ditulis menjadi satu karya ilmiah dari bab satu hingga lima dan wajib dipertanggungjawabkan di depan penguji skripsi saat sidang skripsi. Sepertinya terlalu panjang jika saya harus menceritakan lika liku skripsi saya. Hehehe
Waktu itu saya mengambil tema yang memang jarang, bahkan termasuk hal yang baru. Ditambah lagi pembimbing skripsi saya sangat susah untuk ditemui. Tapi asal rajin semua pasti selesai. :)


Yap, begitulah cuap-cuap soal kuliah saya dari semester 7 hingga 9. Panjang sebenarnya, tapi saya berusaha untuk menuliskan secara sederhana saja. 

Semoga ada hal yang bisa dipetik. Semangat selalu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rasanya Kuliah di Korea? (Part 2, Belajarlah!)

Selamat datang bagi kalian yang baru pertama kali singgah di blog saya. Halo... Lanjut ke part 2 ya... bagi yang belum baca part 1 dan cerita-cerita lain, silakan habis ini lanjut ke tulisan-tulisan itu. :)) Nah di part ini saya akan lebih membahas yang kaitannya dengan kuliah atau hal akademik. Pas awal-awal kuliah di sini, tips mudahnya adalah akrabkan diri dengan mahasiswa Indonesia yang ada di sini, room-mate, dorm-mate, dan labmate. Why? Kalian akan membutuhkan banyak bantuan dari mereka, percayalah! Orientasi kampus Hari pertama kuliah, tentu saja isinya orientasi dari kampus. Orientasi seputar gambaran kehidupan kampus, manner, dan kebijakan-kebijakan yang ada di kampus maupun di Korea secara umum. Awal-awal di kampus, jangan biarkan dirimu terkurung di kamar asrama, keluarlah! Lihat-lihat suasana kampus, gedung-gedung kampus, dan tentu saja tempat-tempat di sekitar kampus. Hafalkan letak tempat-tempat penting di kampus, misalnya ruang lab, international office, stu...

Study Abroad? (Part 1, I say Yes!)

Sudah lama saya ingin menulis ini. Rasanya akan jadi hal yang menumpuk dihati kalau uneg-uneg ini tak dikeluarkan.  Desclaimer : Saya nggak bermaksud sombong atau apa. Pendapat kalian adalah hak kalian. Disini saya hanya ingin berbagi bagaimana akhirnya, setelah sekian waktu Allah mewujudkan mimpi saya. Semoga ini jadi penyemangat bagi kawan-kawan yang juga berjuang untuk meraih mimpinya, berjuang untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya agar kelak jadi hamba yang semakin taat pada-Nya. Kisah ini mungkin akan terbagi menjadi beberapa part. Tapi kali ini saya akan menceritakan hal-hal yang telah saya lalui sebelum akhirnya tiket emas ini benar-benar berada di tangan. Sejak awal tahun 2017, dosen saya selalu mengingatkan saya untuk mencoba mengemail beberapa professor yang sekiranya bisa membimbing saya di pascasarjana nanti. Sejak awal tahun pula saya sudah menyiapkan berkas-berkas pendaftaran entah ke berapa macam jenis beasiswa. Saya benar-benar menginginkan kuliah lanju...

Soal Faktor Luck

Apakah Anda percaya dengan Faktor luck ? Bicara soal faktor luck atau keberuntungan, rasanya memang benar adanya. Selama saya hidup, beberapa kali saya merasakan hal yang diluar dugaan saya sebelumnya. Hidup memang kadang diatas, kadang dibawah, seperti roda yang terus berputar. Kadang senang, kadang sedih, atau merasa keduanya, seperti ketika posisi kita tak juga dibawah ataupun diatas. Begitulah mungkin bisa saya sebut ketika saya berada diposisi bawah maka saat itu saya sedang tak beruntung. Dan jika posisi kita berada diatas saat itu saya sedang beruntung. PART 1# KEBERUNTUNGAN Selama satu semester ini, saya mengalami beberapa kali kejadian yang menurut saya itu bergantung pada faktor luck tadi. Pertama, saat saya mengirimkan tulisan ke redaksi kompas, yang notabene koran nasional yang mempunyai jutaan pembaca. Waktu itu saya mengirim beberapa pertanyaan untuk tokoh yang akan dimuat di koran kompas, yaitu artis Ario Bayu. Beruntung, dari sekian banyak pertanyaan pembaca...