Langsung ke konten utama

2021 Recap!

Wooooowww... I can't believe that this is the last day in 2021. Within a couple of hours, we are heading to 2020!😍😎💨

I am truly grateful for many things up and down this year with uncountable laughs and cries.😔😁 I thank God for everything, for always giving me strength and courage. As I remember, at the beginning of 2021, I started to write at least one happiest moment each month. The spirit was because I wanted to open them at the end of the year and reminisce each precious moment within a year. Sadly, I forgot some months later. 😭

Anyway, I just want to recap my happy moment through 2021. I could not deny that I also through many rough times, but I want to let them go. Talking about happiness, it might be different from one and another. However, what I wrote here may help you remember your own amazing moments throughout the year. Let's recap!🙌

1. January

I enjoyed the snow on 1st January.☃ On the next day, I had a birthday. I did not celebrate it much, but I was quite happy to spend my time playing a school kid game with mas Alif. 🌹

2. February

I spent one day in Daegu with my Dian, Adib, and Nabil. We rode a cable car, did a little bit of hiking, and enjoyed downtown.🚋

3. March

I enjoyed the beauty of the art by TeamLab at Dongdaemun. Thanks to my roommate Nazarke who dragged me out of school to enjoy Seoul for one day. I had a blast on that day!👒

4. April

Springtime, so it was the time to take a picture with the cherry blossom flower at school. 🌸

5. May

I finished my thesis draft and was ready for the defense. Wohowww...📚

6. June

I passed the defense. A great step for a master's degree.🎓

7. July

July was rough. I lost my granny because of Covid-19.😭 I moved out of the dormitory and tried to live alone in an apartment.💆

8. August

August was totally a roller coaster. My parents were sick due to the Covid virus, plus my dad was hospitalized due to high blood sugar.😭 In the same month, I officially achieved a master's degree. Finally, I left for Korea and moved back to Indonesia.🚀

9. September

This month was the healing time for my mind and soul. I let my body and mind take a rest at home. I had a great time with my family.👪

10. October

I spent 3 days 2 nights at Jogja with mba Yanti, mba Galih, and Laily. 👭👭 Also, I visited Gembira Loka zoo alone after more than a decade. 

11. November

I went to Bogor and stayed at Ibu Ari and Bapak Udi's home for a week. We also enjoyed the fresh air at Kebun Raya Bogor.😎

12. December

I started my new job and life in Bali, an amazing island in Indonesia.😍 I loved walking through the beach and seeing the sunset here. 🏖

What an amazing year! I am truly grateful for everything. So what about you? What's your wonderful time in 2021? Did you spend 2021 quite well?

And now, are you ready for the 2022 journey? I am excited!!!!



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Faktor Luck

Apakah Anda percaya dengan Faktor luck ? Bicara soal faktor luck atau keberuntungan, rasanya memang benar adanya. Selama saya hidup, beberapa kali saya merasakan hal yang diluar dugaan saya sebelumnya. Hidup memang kadang diatas, kadang dibawah, seperti roda yang terus berputar. Kadang senang, kadang sedih, atau merasa keduanya, seperti ketika posisi kita tak juga dibawah ataupun diatas. Begitulah mungkin bisa saya sebut ketika saya berada diposisi bawah maka saat itu saya sedang tak beruntung. Dan jika posisi kita berada diatas saat itu saya sedang beruntung. PART 1# KEBERUNTUNGAN Selama satu semester ini, saya mengalami beberapa kali kejadian yang menurut saya itu bergantung pada faktor luck tadi. Pertama, saat saya mengirimkan tulisan ke redaksi kompas, yang notabene koran nasional yang mempunyai jutaan pembaca. Waktu itu saya mengirim beberapa pertanyaan untuk tokoh yang akan dimuat di koran kompas, yaitu artis Ario Bayu. Beruntung, dari sekian banyak pertanyaan pembaca...

Dadakan jadi Santri

Lulus dari kampus, pantang menganggur. Itulah prinsip yang saya pegang sampai saat ini. Jadilah sebelum lulus saya keranjingan apply beasiswa sana sini karena memang pengin kuliah lagi. Tapi apa daya, belum berjodoh. Beralihlah saya kebingungan cari aktivitas, mulai dari masak-masak di rumah, apply kerja, dan apply event-event yang menurut saya bakalan bermanfaat banyak. Siang itu, ketika mengobrol dengan mbak Qon di kosan, sebuah broadcast di grup alumni tentang Program Khusus Ramadhan (PKR) di pondok pesantren Al Munawwir menarik perhatian saya. Santri PKR putri di depan masjid pondok Secepat kilat saya mengirim pesan itu kepada emak saya di rumah terkait hal itu. Tak disangka emak saya justru menyarankan saya untuk ikut program tersebut. Sebenarnya dari tiga bersaudara, saya lah yang paling ndugal alias ndak kenal pondok sama sekali. Bapak dan emak saya punya basic pondok, pun kedua adik saya adalah santri pondok. Mungkin itu sebabnya bapak dan emak saya sangat merestui ...

Rasanya Kuliah di Korea? (Part 2, Belajarlah!)

Selamat datang bagi kalian yang baru pertama kali singgah di blog saya. Halo... Lanjut ke part 2 ya... bagi yang belum baca part 1 dan cerita-cerita lain, silakan habis ini lanjut ke tulisan-tulisan itu. :)) Nah di part ini saya akan lebih membahas yang kaitannya dengan kuliah atau hal akademik. Pas awal-awal kuliah di sini, tips mudahnya adalah akrabkan diri dengan mahasiswa Indonesia yang ada di sini, room-mate, dorm-mate, dan labmate. Why? Kalian akan membutuhkan banyak bantuan dari mereka, percayalah! Orientasi kampus Hari pertama kuliah, tentu saja isinya orientasi dari kampus. Orientasi seputar gambaran kehidupan kampus, manner, dan kebijakan-kebijakan yang ada di kampus maupun di Korea secara umum. Awal-awal di kampus, jangan biarkan dirimu terkurung di kamar asrama, keluarlah! Lihat-lihat suasana kampus, gedung-gedung kampus, dan tentu saja tempat-tempat di sekitar kampus. Hafalkan letak tempat-tempat penting di kampus, misalnya ruang lab, international office, stu...